freelancer

Hati-hati Investasi Bodong, Kenali 6 Ciri Skema Ponzi dan Cara Menghindarinya

Investasi memang penting untuk mempersiapkan tujuan-tujuan keuangan di masa mendatang. Di tengah krisis pandemi, dunia investasi pun jadi naik daun. Mulai dari investasi reksadana, emas, surat berharga negara, saham, crypto, properti, dan masih banyak lagi. Sayangnya, momen ini juga dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggungjawab untuk melakukan berbagai penipuan.

Penipuan berkedok investasi salah satunya dilakukan dengan Skema Ponzi. Yakni modus penipuan dengan memberikan iming-iming keuntungan investasi besar dengan risiko kecil. Padahal, keuntungan yang dibayarkan kepada investor berasal dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya. Bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau perusahaan yang menjalankan operasi ini. 

Promotion

Nah, Lessoners, sebagai calon investor, penting banget untuk menjadi lebih cermat dalam mencari informasi untuk memilih instrumen serta perusahaan investasi. Pelajari ciri-ciri berikut ini supaya kamu nggak terjerat dalam Skema Ponzi.

Apa Ciri-Ciri Skema Ponzi?

Sebelum melakukan investasi, periksa dulu ciri-ciri berikut ini supaya kamu nggak terjebak dalam investasi bodong:

1. Tak Memiliki Legalitas Yang Jelas

Ilustrasi memeriksa legalitas perusahaan. Source: Freepik.

Di Indonesia, sudah ada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengawasi kegiatan investasi produk pasar modal dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) untuk perdagangan komoditas. Kamu bisa melihat perusahaan-perusahaan yang terdaftar melalui website resmi mereka. Sedangkan perusahaan fiktif nggak mungkin terdaftar di kedua lembaga tersebut karena pastinya nggak mengantongi legalitas yang jelas. 

2. Menawarkan Keuntungan Yang Tak Wajar 

penghasilan tambahan
Ilustrasi menawarkan keuntungan tak wajar. Source: Freepik.

Ciri utama dari Skema Ponzi adalah iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa adanya risiko. Kalau kamu tiba-tiba mendapatkan tawaran investasi seperti ini, run baby, run! Setiap investasi memang menawarkan keuntungan. Cuma, produk yang menawarkan imbal hasil tinggi biasanya disertai juga dengan risiko fluktuasi nilai yang tinggi pula. 

3. Aset Dasar Tak Jelas 

Ilustrasi aset investasi. Souce: Freepik.

Investor sudah sepatutnya mengetahui produk apakah yang akan mereka jadikan sebagai aset investasi. Perusahaan juga bisa menjelaskan secara detail mengenai produk yang mereka jual. Berbeda dari investasi bodong dengan Skema Ponzi yang lebih fokus membicarakan keuntungan investasi dibandingkan keunggulan produk perusahaannya. Nah, kalau kamu berhadapan dengan yang seperti ini, kamu patut curiga, Lessoners!

4. Bergantung pada Investor Baru

bisnis franchise
Ilustrasi merekrut investor baru. Source: Freepik.

Ciri khas lain dari Skema Ponzi adalah adanya reward untuk investor lama jika mereka bisa merekrut banyak investor baru. Perekrutan investor baru ini menjadi hal krusial karena keuntungan investor lama didapat dari modal yang investor baru setorkan. Jadi, kalau perekrutan anggota baru macet otomatis akan berimbas pada keuntungan yang anggota lama dapatkan.

5. Tak Ada Transparansi 

Ilustrasi melihat pergerakan investasi. Source: Freepik.

Setiap melakukan investasi, kamu pasti akan diberikan sebuah dokumen di mana kamu bisa melihat pergerakan investasi yang kamu lakukan. Namun, pada Skema Ponzi, seringkali investor nggak diberikan akses untuk melihat dokumen investasi mereka. Bahkan mungkin sebenarnya dokumen tersebut nggak ada karena investasi yang dilakukan adalah investasi bodong. 

6. Sulit Menarik Dana

freelancer
Ilustrasi menarik dana. Source: Freepik.

Seluruh dana yang kamu gunakan untuk investasi sepenuhnya adalah milikmu. Sehingga kamu memiliki hak untuk mengambil keuntungan atau menarik kembali dana tersebut. Pada Skema Ponzi, investor seringkali dipersulit untuk menarik dana yang mereka investasikan. Apalagi kalau investor sudah mendapatkan keuntungan, mereka akan membujuk investor agar tetap bertahan dengan dalih keuntungan yang lebih besar. 

Baca Juga: 6 Jenis Investasi Yang Cocok Untuk Pemula

Bagaimana Cara Menghindari Skema Ponzi?

skema ponzi
Ilustrasi menghindari Skema Ponzi. Source: Freepik.

Lebih cermat dalam memilih instrumen dan perusahaan investasi hukumnya wajib bagi semua calon investor. Selain memperhatikan ciri-ciri, simak juga cara penting berikut ini supaya kamu terhindar dari investasi bodong:

1. Cari tahu informasi mengenai legalitas perusahaan, struktur organisasi, dan produknya.

2. Minta salinan tertulis rencana pemasaran dan penjualan dari perusahaan.

3. Waspada terhadap iming-iming keuntungan nggak wajar.

4. Hindari promotor yang nggak bisa menjelaskan rencana bisnis perusahaan.

5. Konsultasi dengan pihak ketiga, seperti penasihat keuangan berlisensi. 

Total
0
Shares
Leave a Reply
Previous Post
over promise

Supaya Nggak Jadi Orang Yang Over Promise, Ini  5 Tips Menghindarinya

Next Post

3 Sosok Inspiratif Kartini Indonesia Masa Kini, Siapa Saja?

Related Posts
Total
0
Share